Peningkatan Produksi Minyak pada Sumur Tua dengan Injeksi Kimia

Ribuan bahkan juataan kendaraan bermotor memenuhi kota – kota di Indonesia, khususnya Ibu Kota Jakarta. Hal ini menyebabkan tingginya permintaan atau kebutuhan masyarakat akan bahan bakar kendaraan bermotor, seperti bensin dan solar. Sebuah dilema panjang yang sangat mempengaruhi keadaan negeri ini, khususnya kondisi ekonomi. Tingginya kebutuhan masyarakat akan bahan bakar kendaraan bermotor mencapai nilai satu juta dua ratus ribu barel / tahun. Dengan meninjau pendapatan bahan bakar dalam negeri yang hanya mencapai sembilan ratus ribu barel per tahun, maka sisa kebutuhan masyarakat senilai kurang lebih tiga ratus ribu barel yang belum terpenuhi ini harus tetap terpenuhi bagaimanapun caranya, termasuk dengan mengimpor dari negara – negara penghasil minyak.

Pertamina-pun hanya mampu menghasilkan bahan bakar sebanyak 125.000 barel / tahun. Nilai ini bahkan tidak mencapai angka sepertiga dari jumlah kebutuhan masyarakat akan bahan bakar. Namun, menanggapi hal ini, Pertamina melakukan satu langkah penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui Injeksi kimia pada sumur tua.

Pada dasarnya, setiap sumur minyak yang sudah tidak bisa lagi diambil minyaknya dengan cara – cara konvensional, masih mempunyai potensi untuk menghasilkan minyak. Yaitu dengan cara “Improve Oil Recovery” atau injeksi sumur minyak dengan menggunakan air (H2O). Kemudian cara yang kedua adalah “Enhancement Oil Recovery” atau injeksi kimia pada sumur minyak yang telah diinjeksikan air hingga tidak dapat lagi menghasilkan minyak.

Enhancement Oil Recovery (EOR) atau injeksi sumur minyak dengan bahan kimia dapat menggunakan Surfactant, CO2, ataupun uap panas. Pemilihan jenis fluida atau bahan kimia yang akan diinjeksikan didasarkan pada pertimbangan karakteristik reservoir melalui hasil penelitian yang dilakukan terlebih dahulu.

EOR dapat dilakukan pada reservoir onshore maupun offshore. Minyak mentah yang diperoleh dari EOR dapat tercampur dengan fluida injeksi. Biasanya kadar fluida injeksi pada minyak hasil EOR adalah 5% – 20%. Injektor H2O atau kimia (surfactant) tidak terlalu signifikan dalam mempengaruhi kualitas minyak, tetapi berbeda jika yang dilakukan adalah injektor CO2. Karena, injektor CO2 pada sumur minyak dapat meningkatkan kadar CO2 dalam minyak mentah hasil injeksi. Sehingga hal ini dapat mempengaruhi kualitas dari minyak.

Pemanfaatan kembali sumur tua dengan teknologi injeksi (EOR) di Indonesia sudah mulai diaplikasikan, baik oleh perusahaan dalam negeri maupun asing. Pertamina misalnya, sudah mulai memanfaatkan sumur tua di berbagai daerah di Indonesia menggunakan teknologi injeksi ini.

Untuk memanfaatkan kembali sumur tua dengan teknologi injeksi, dibutuhkan tahap-tahap penelitian terlebih dahulu. Banyak substansi yang harus diperhatikan. Misal, potensi sumur tua yang akan di eksploitasi kembali, kompleksitas pekerjaan-pekerjaan teknis yang harus dipenuhi, sampai dengan pertimbangan nilai ekonomis.

 

Kesimpulan

Sumur – sumur tua yang sudah tidak dapat lagi dieksploitasi dengan menggunakan cara – cara konvensional, ternyata masih mempunyai potensi yang cukup besar. Pemanfaatan potensi ini dapat dilakukan, salah satunya, dengan menggunakan injeksi kimia. Penggunaan injeksi kimia pada sumur – sumur tua dapat memaksimalkan hasil minyak bumi di berbagai sumur minyak di Indonesia yang dianggap sudah tidak produktif. Sehingga, dibandingkan para penghasil minyak dalam negeri – khususnya Pertamina – membuka atau mengeksploitasi sumur baru, idealnya mereka menginjeksikan kimia terlebih dahulu ke sumur – sumur tua. Hal ini, tentunya, dapat mengurangi biaya yang diperlukan. Dimana para produsen minyak tidak perlu meng-instalasi berbagai peralatan baru yang diperlukan untuk mmeng-eksploitasi sumur minyak baru. Tentunya teknologi injeksi kimia ini meminimalkan biaya instalasi tersebut.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: